Arsitektur dan Organisasi Komputer
Halooo teman teman
semuaaa 😀😀
di blog kali ini, saya
mau meresume materi Arsitektur dan Organisasi Komputer semester 2
Chapter 1 : Pengenalan Arsitektur dan Organisasi Komputer
Jadi, Arsitektur Komputer adalah suatu ilmu untuk tujuan perancangan sistem
Komputer. Tujuannya adalah membuat sebuah sistem dengan kinerja tinggi dengan
biaya yang layak.
Arsitektur Komputer berkaitan dengan atribut - atribut sistem Komputer yang
terkait dengan programmer. Sedangkan organisasi komputer berkaitan dengan unit
- unit operasional dan interkoneksinya yang merealisasikan spesifikasi
arsitektural.
Komponen – komponen computer :
1. I/O Device: alat input dan output
2. I/O Ports : digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem.
3. CPU : CPU merupakan otak sistem computer yang dimana memiliki dua bagian
fungsi oeprasional yaitu ALU (Arithmetical Logic Unit) dan CU (Control Unit)
4. Memori
Strktur CPU
CPU (Central Processing Unit) merupakan komponen penting dari sistem computer.
Komponen pengolah data berdasarkan instruksi yang diberikan kepadanya.
Komponen Utama dalam CPU :
1. ALU (Arithmetic Logic Unit)
2. CU (Control Unit)
3. Registers
4. CPU Interconnections
Komponen internal CPU
Struktur detail internal CPU
Tugas CPU :
·
Fetch instructions : membaca instruksi
·
Interpret instructions : menerjemahkan
instruksi
·
Fetch data : membaca data
·
Process data : memproses data
·
Write data : menulis data
·
Menjalankan program – program yang
disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi
Siklus Instruksi
Interupsi
Tujuan interupsi secara
umum untuk management pengeksekusian routine instruksi agar efektif dan efisien
antar CPU dan modul – modul I/O maupun memori.
Chapter 2 : Aritmatika Komputer
ALU (Arithmetic Logic
Unit)
Adalah salah satu bagian
dalam dari sebuah microprocessor yang berfungsi untuk melakukan operasi
hitungan aritmatika dan logika. Tujuannya adalah melakukan keputusan dari
operasi logika sesuai dengan instruksi program.
Konversi Bilangan
Adalah suatu proses
dimana satu sistem bilangan dengan basis tertentu akan dijadikan bilangan
dengan basis yang lain.
Sistem bilangan terdiri
dari 4, yaitu :
1.
Decimal (basis 10)
2.
Biner (basis 2)
3.
Oktal (basis 8)
4.
Hexadecimal (basis 16)
Chapter 3 : Desain
Processor dan Data Path
Processor
Bagian utama computer karena processor berfungsi untuk mengatur semua
aktivitas yang ada pada computer. Hardware ini berfungsi untuk melakukan segala
macam proses dalam sistem computer sehingga prosessor sangat menentukan
kecepatan dan performa sistem computer.
Fungsi processo :
1. Eksekusi program : pemrosesan data, penyimpanan data, dan pergerakan data
2. Interface dengan subsistem lain : memor utama, memori cache, pengontrol DMA
dan pengontrol I/O
Memori Utama
Memori utama ada 2,
yaitu :
A.
RAM
·
Bersifat volatile
·
Isinya akan hilang jika listrik computer tiba
– tiba mati
·
Sebagai penyimpanan sementara
B.
ROM
·
Bersifat non volatile
·
Isinya tidak hilang bila listrik computer dimatikan
·
Penyimpanan permanen
Tipe – tipe processor :
1.
Uniprocessor
2.
Multiprocessor
3.
Array processor
4.
Network processor
Chapter 4 : Memori
Komputer
Macam macam memori ada 2
yaitu :
A.
Tercepat.
·
Register
Merupakan jenis memori dimana kecepatan akses yang paling cepat, memori ini
terdapat pada CPU / processor
·
Chace Memory
Merupakan memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih
mahal daripada memori utama.
B.
Terlambat
·
Main memory
Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Main memori ini
dibagi menjadi 2, yaitu :
1) RAM (Random Access Memory)
2) ROM (Read Only Memory)
·
Sekunder memory
Merupakan memori tambahan yang berfunsgi untuk menyimpan data atau program.
Chapter 5 :
Set Instruksi
Set Instruksi atau Instruction Set Architecture
(ISA) merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner
(opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form)
dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut,
umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang
bersangkutan.
ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel
x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.
> Elemen Set
Instruksi :
- Operating
Code (Opcode), menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan. Kode
operasi berbentuk kode biner. Dalam komputasi, sebuah opcode (disingkat
dari kode operasi) adalah bagian dari instruksi bahasa mesin yang
menentukan operasi yang akan dilakukan. Selain opcode itu
sendiri, instruksi biasanya menentukan data mereka akan memproses, berupa
operan. Selain opcodes digunakan dalam arsitektur set instruksi dari
berbagai CPU, yang merupakan perangkat keras, mereka juga
dapat digunakan di mesin komputasi abstrak sebagai bagian dari spesifikasi
kode byte.
- Source
Operand Reference, operasi dapat berasal dari lebih satu
sumber. Operand adalah input instruksi. Sumber dan hasil operand
dapat berada di salah satu dari ketiga daerah di bawah ini. Memori utama
atau memori virtual dengan referensi alamat berikutnya, maka
alamat memori utama atau virtual harus diketahui.
- Register CPU :
instruksi harus diberi nomor register yang dimaksud.
- Perangkal I/O :
instruksi harus menspesifikasikan modul I/O yang diperlukan
oleh operasi.
- Result
Operand Reference, merupakan hasil atau keluaran operasi. Result
Operand Reference : merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan.
- Next
Instruction Reference, menginformasikan CPU untuk melakukan
instruksi berikutnya yang harus diambil dan dieksekusi atau juga
memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya
setelah instruksi yang dijalankan selesai (fetching).
> Jenis
Intsruksi :
- Opcode :
kode operasi yang harus dikerjakan oleh instruksi
- Data
: tipe data : biner, desimal dan sebagainya.
- Lokasi operand :
memori, register, dan sebagainya.
- Pengalamatan operand :
metode penentuan lokasi operand (alamat).
- Panjang
instruksi : satu byte, dua byte, dan sebagainya.
- Jumlah
medan alamat : nol alamat, satu alamat, dua alamat, dan sebagainya.
> lnstruksi-instruksi
dapat diklasifikasikan ke dalam delapan jenis
- lnstruksi
transfer data : instruksi ini menyalin data dari satu register/lokasi
memori ke yang lainnya.
- lnstruksi
aritmetika : instruksi ini melakukan operasi-operasi aritmetika.
- lnstruksi
logika : instruksi ini melakukan operasi-operasi logika Boolean.
- lnstruksi
transfer kontrol : instruksi ini modifikasi/mengubah urutan eksekusi
program.
- lnstruksi I/O :
instruksi ini melakukan transfer informasi antara peripheral eksternal
dan inti sistem (CPU/memori).
- lnstruksi
manipulasi strint : instruksi ini melakukan manipulasi
string byte, word, double word, dan sebagainya.
- lnstruksi Translate:
instruksi ini melakukan konversi data dari satu format ke format lain.
- lnstruksi
kontrol prosesor: instruksi ini melakukan kontrol operasi prosesor.
Sekian Resume dari saya, sampai jumpa di postingan selanjutnya 😁😁
Komentar
Posting Komentar